Laporan Keuangan Konsolidasi | Part 1

Laporan Keuangan Konsolidasi


Pernah dengar ?

Mungkin bagi mahasiswa akuntansi yang kuliah masih semester awal hingga pertengahan belum begitu familiar dengan Laporan Keuangan Konsolidasi.

Materi ini diberikan biasanya pada akuntansi lanjutan akhir, saat sudah memasuki semester semester akhir.

Materi laporan keuangan konsolidasi ini buat saya cukup membuat kepala pening.

Apa yang dimaksud Laporan Keuangan Konsolidasi ?

Apa saja pendekatan atau metode yang dipakai ?

Bagaimana prosedur-nya ?

Laporan Keuangan Konsolidasi
Ok, tapi kali ini saya hanya ingin menuliskan tentang gambaran umumnya saja tentang laporan konsolidasi.

Apa itu Laporan Konsolidasi perusahaan?

Pengertian laporan keuangan konsolidasi adalah laporan keuangan yang memberikan informasi posisi keuangan serta hasil operasi suatu perusahaan induk (perusahaaan pengendali) dan satu atau beberapa anak perusahaan (perusahaan yang dikendalikan) dan seolah kedua entitas terpisah tersebut merupakan satu perusahaan.

Jadi Laporan Keuangan Konsolidasi dibutuhkan apabila salah satu dari perusahaan yang bergabung mempunyai kendali atas perusahaan yang lain.

Apabila tidak memiliki kontrol, saya pikir tidak diperlukan Laporan Keuangan Konsolidasi.

Jika tidak memiliki kontrol atau kendali yang lebih, maka mereka adalah sebuah entitas yang mandiri dan masing masing dari mereka akan membuat laporan keuangan sendiri2 dan tidak akan mungkin/tidak bisa digabungkan, ditambahkan atau pun sejenisnya.

Sedikit catatan, bentuk konkret dari hak kendali atau hak kontrol yang lebih adalah adanya kepemilikan saham secara mayoritas dibanding perusahaan yang lainnya.

Apa tujuan dibuat Laporan Keuangan Konsolidasi?

Laporan konsolidasi bertujuan agar bisa memberikan suatu gambaran yang objektif dan kesesuaian dengan posisi keseluruhan serta aktivitas suatu perusahaan yang terdiri dari sejumlah entitas yang saling berhubungan (hubungan istimewa).

Laporan keuangan konsolidasi diharapkan tidak menyesatkan pihak yang memiliki kepentingan.

Laporan konsolidasi wajib apabila satu entitas memiliki saham mayoritas yang beredar dari entitas lain.

Dan berikut beberapa manfaat dari Laporan Konsolidasi Keuangan
  • Memberikan informasi kekinian bagi manajemen perusahaan induk mengenai aktivitas gabungan dari perusahaan konsolidasi.
  • Mendapatkan gambaran mengenai total sumber daya entitas hasil gabungan di bawah kontrol perusahaan induk kepada investor (pemegang saham) dan kreditor atau penyedia sumber dana yang lain.

Namun, selain manfaat di atas, ada dampak yang tidak baik dalam laporan keuangan konsolidasi, diantaranya :
  • Laporan konsolidasi bisa menyembunyikan/mengaburkan entitas individu yang kinerja-nya tidak bagus dengan entitas lain yang berkinerja bagus
  • Saldo laba di tahan konsolidasi tidak semuanya tersedia untuk deviden perusahaan induk, begitu juga dengan aset/aktiva
  • Rasio keuangan yang berdasar pada laporan konsolidasi tidak mencerminkan kondisi perusahaan yang membentuk konsolidasi atau pun induk perusahaan.
  • Tidak semua akun dapat dibandingkan seluruhnya, contohnya akun piutang
  • Terlalu banyak tambahan informasi yang di butuhkan untuk menghasilkan penyajian laporan yang wajar

Secara umum, proses serta prosedur pembuatan laporan konsolidasi perusahaan seperti ini :

Laporan keuangan yang terpisah (dari dua atau lebih perusahaan) digabungkan bersama sama, setelah dilakukan penyesuaian serta eliminasi untuk menghasilkan laporan konsolidasi perusahaan.

Proses penyesuaian dan proses eliminasi tersebut terkait dengan aktivitas transaksi dan kepemilikan antar perusahaan.

Dan nantinya menjadi masalah adalah jika kepemilikan induk perusahaan terhadap anak perusahaan tidak mencapai 100% kepemilikan atau kurang dari 100%

Materi Laporan Keuangan konsolidasi ini memang agak susah jika dijelaskan

Untuk mempermudah pemahaman yang komplit dan utuh tentang prosedur serta cara menyusun laporan keuangan konsolidasi perusahaan.
Baca juga : Merger dan Akuisisi 

Comments