Mudahnya Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi - Pemahaman mengenai prinsip pembukuan dan akuntansi menjadi sangat penting bagi siapapun yang tertarik untuk berkecimpung atau berkarir dalam bidang akuntansi dan keuangan,

Termasuk juga para pelaku bisnis.

Pada dasarnya, dilihat dari pengertian akuntansi, tujuan dari akuntansi tidak lain adalah untuk memberi informasi tentang posisi keuangan suatu bisnis atau usaha.

Informasi tentang posisi keuangan ini sangat diperlukan oleh pemilik bisnis, manajer, kreditor, dan juga termasuk pemerintah melalui dirjen pajak, bea cukai atau lembaga yang lain yang berkepentingan.

Sejarah Akuntansi Dulunya Seperti Ini

Berbicara Sejarah Akuntansi tak terlepas dari kejadian kejadian pada masa lalu yang besar pengaruhnya pada akuntansi saat ini.

Sejarah dan Perkembangan Akuntansi di Indonesia


Praktek awal akuntansii di Indonesia bisa ditelusuri sejarah perkembangan akuntansi ketika era penjajahan Belanda, sekitar pada tahun 1642 [soemarso:1995]. jejak yang bisa dengan jelas bisa dikatakan berkaitan dengan praktek akuntansi di Indonesia bisa ditemukan sekitar pada tahun 1747 ketika praktek pembukuan yang dijalankan oleh Amphioen Sociteyt yang berkedudukan pusat di Jakarta. Dalam Era penjajahan Belanda mengenalkan sebuah sistem double entry bookeeping (sistem pembukuan berpasangan) sebagaimana praktek yang bangun oleh Luca Pacioli.

Laporan Laba Rugi + Contoh

LAPORAN LABA RUGI | Income Statement 


Laporan Laba Rugi merupakan bagian dari suatu laporan keuangan perusahaan yang dihasilkan dalam suatu periode buku atau periode akutansi yang menyajikan seluruh unsur pendapatan serta beban perusahaan yang pada akhirnya akan menghasilkan kondisi laba bersih atau rugi bersih.

Laporan laba rugi (profit and lost statement) yang disusun oleh perusahaan memiliki struktur yang terdiri atas pendapatan pada periode berjalan dan seluruh beban perusahaan.

Baik itu beban usaha ataupun beban diluar usaha perusahaan pada periode berjalan.

Umumnya, laporan laba rugi memiliki unsur seperti dibawah ini:

Jurnal Penyesuaian | Contoh Jurnal Penyesuaian

jurnal penyesuaian
Jurnal Penyesuaian
Jurnal Penyesuaian adalah jurnal yang diperlukan untuk menyesuaikan seluruh catatan dengan keadaan (fakta) yang sesungguhnya di akhir periode.

Tujuan dan Fungsi Jurnal Penyesuaian adalah supaya perkiraan nominal dan perkiraan riil bisa menunjukkan besar kecilnya harga, kewajiban, ekuitas, pendapatan dan beban yang sesungguhnya dan yang seharusnya diakui di akhir periode.

Jurnal penyesuaian dibuat berdasarkan pada data di neraca saldo dan data penyesuaian akhir periode.

Tidak seluruh pos yang ada pada neraca saldo perlu jurnal penyesuaian.

3 Tingkatan Level Manajemen

Tingkatan Manajemen - Manajer merupakan seseorang yang bekerja sama dengan orang lain dengan cara mengorganisasikan aktivitas bersama sama untuk merealisasikan keinginan organisasi. Umumnya manajemen mempunyai tanggung jawab dan tugas yang sama, yaitu melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan serta pengendalian. Tetapi jika dilihat dari sisi level atau tingkatan manajemen bisa dibagi kedalam tiga kelompok sesuai fungsi dan tugasnya, yaitu:

tingkatan manajemen
Tingkatan Manajemen

Tingkatan Manajemen

1. Manajemen Puncak | Top Level of Management


Manajemen Puncak atau Top Level Management umumnya terdiri atas direksi, CEO (Cheif Executive Officer), GM atau General Manager atau yang sering pula disebut Presiden Direksi (presdir). Direksi merupakan perwakilan dar pemilik perusahaan atau Pemegang Saham, mereka dipilih oleh pemegang saham perusahaan, dan CEO dipilih oleh Dewan Direksi perusahaan.

Ciri ciri dan Peran yang paling utama dari manajemen puncak adalah sebagai berikut:
  • Menentukan rencana, tujuan, serta kebijakan perusahaan atau organisasi
  • Bertanggungjawab atas keseluruhan manajemen dibawahnya yang ada pada organisasi
  • Memobilisasi sumber daya yang dimiliki perusahaan yang tersedia
  • Manajemen puncak umumnya bekerja dari pemikiran, perencanaan lalu memutuskan, maka dari itu manajemen puncak juga sering disebut Otak organisasi atau Administrator
  • Mempersiapkan rencana jangka panjang perusahaan
  • Manajemen puncak mempunyai wewenang serta tanggung jawab yang maksimal. Manajemen puncak merupakan otoritas tertinggi pada sebuah organisasi, bertanggungjawab secara langsung kepada pemilik perusahaan (Pemegang Saham), Pemerintah maupun ke Masyarakat umum.
  • Manajemen puncak memerlukan keterampilan konseptual yang lebih dibandingkan keterampilan secara teknis

2. Manajemen Tingkat Menengah | Middle Level of Management


Manajemen tingkat menengah berada pada tengah tengah dari hierarki pada sebuah perusahaan atau organisasi. Manajemen Tingkat Menengah bertanggungjawab atas pelaksanaan rencana yang sudah ditentukan oleh manajemen puncak.

Manajemen tingkat menengah bisa meliputi beberapa tingkatan, membawahi dan mengarahkan aktivitas aktivitas manajer dibawahnya. Manajemen pada tingkat ini memiliki tanggung jawab terhadap segala aktivitas yang dilakukan oleh tingkatan manajemen yang lebih rendah dan bahkan terkadang terhadap beberapa karyawan operasionalnya. 

Manajemen pada tingkat menengah ini umumnya terdiri atas Kepala Departemen atau HOD, Manajer Cabang, Junior Executive. Kepala Departemen semisal Manajer Keuangan, Purchasing Manager dan yang lain lain. Manajer Cabang contohnya kepala cabang perusahaan atau unit lokal. Junior Eksekutif contohnya adalah Asisten Manajer Pembelian, Asisten Manajer Keuangan dan yang lainnya. Manajemen Tingkat Menengah ini dipilih oleh Manajemen Puncak

Tugas dan peran manajemen tingkat menengah beberapa diantaranya seperti berikut ini:
  • Menjalankan perintah, kebijakan, rencana yang telah disusun oleh manajemen puncak
  • Memberi saran atau rekomendasi kepada manajemen puncak
  • Mengkoordinasikan seluruh aktivitas dari semua departemen yang ada
  • Berkomunikasi dengan manajemen puncak dan manajemen tingkat yang lebih rendah posisinya
  • Mempersiapkan rencana jangka pendek, umumnya disusun hanya untuk 1 hingga 5 tahun
  • Mempunyai keterbatasan tanggung jawab dan wewenang karena manajemen tingkat menengah ini merupakan perantara manajemen puncak dengan manajemen yang lebih rendah.
  • Bertanggung jawab secara langsung kepada Dewan Direksi dan CEO perusahaan
  • Membutuhkan keterampilan yang lebih manajerial serta teknis dan kurang membutuhkan keterampilan yang sifatnya konseptual

3. Manajemen Lini Pertama (First Line Management)


Manajemen Lini Pertama atau Low Level Management adalah tingkatan manajemen yang paling rendah dalam sebuah organisasi yang memimpin serta melakukan pengawasan terhadap tenaga tenaga operasional pada sebuah perusahaan atau organisasi serta tidak membawahi manajer yang lain.

Manajeemn Lini Pertama ini umumnya terdiri atas mandor dan pengawas yang dipilih oleh manajemen level menengah. Mereka biasanya juga disebut dengan tingkat Supervisor atau pengawas. bahkan mereka pula dikenal sebagai manajemen operasional yang terlibat secara langsung dalam proses produksi dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan rencana rencana yang sudah ditentukan oleh manajemen yang lebih tinggi.

Manajemen tingkat yang paling bawah ini melaksanakan beberapa aktivitas seperti berikut ini:
  • Mengarahkan karyawan atau pekerja
  • Mengembangkan moral kepada para karyawan
  • Menjaga hubungan yang baik antara manajemen tingkat menengah dan para pekerja
  • Menginformasikan keputusan yang diambil oleh manajemen kepada para karyawan atau pekerja, selain itu manajemen tingkat pertama ini memberi informasi mengenai kinerja, hambatan atau kesulitan, perasaan, tuntutan ataupun hal lainnya dari para karyawan atau pekerja
  • Manajemen tingkat ini lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengendalikan dan mengarahkan pekerja
  • Menyusun rencana harian, mingguan serta bulanan. tidak menyusun rencana jangka panjang
  • Mempunyai kewenangan yang terbatasi namun tanggung jawab yang penting untuk mendapatkan pekerjaan yang dijalankan dari pekerja. Manajemen lini pertama ini dengan teratur harus memberi laporan dan bertanggung jawab secara langsung kepada manajemen level menengah
  • Manajemen lini pertama ini juga membutuhkan keterampilan yang bersifat lebih teknikal dan kemampuan dalam berkomunikasi.

Keahlian Manajemen


Manajemen dalam tingkatan atau level manapun harus mempunyai kemampuan untuk berhasil, juga termasuk kemampuan bekerja bersama sama didalam sebuah tim, kemampuan menyusun perencanaan dan pelaksanaan rencana jangka panjang, berani menghadapi dan mengambil resiko serta keahlian interpersonal.

Umumnya, secara mendasar keahlian manajemen bisa dikelompokkan menjadi tiga, seperti berikut:

1. Keahlian Teknis | Technical Skill

Keahlian teknis adalah kemampuan manajemen untuk mempergunakan prosedur, teknik serta pengetahuan pada bidang khusus. Keahlian teknis ini sangat diperlukan oleh seorang manajer di lini pertama atau manajer yang berada pada tingkatan terendah karena manajer dilini ini seringkali terlibat secara langsung dengan para pekerja yang menjalankan atau mengoperasikan mesin, salesman atau bahkan programer yang memerlukan pengarahan untuk menyelesaikan tugas tugas mereka yang kompleks

2. Keahlian Interpersonal | Interpersonal Skill

Keahlian interpersonal maksudnya adalah keahlian untuk bekerja secara bersama sama, memahami serta memotivasi orang lain secara individu atau didalam kelompok. Semisal kemampuan dalam berkomunikasi, memimpin, memberikan motivasi kerja kepada para karyawan untuk menyelesaikan tugas tugas yang ada. Selain itu mereka harus rajin berinteraksi dengan para atasan ataupun orang lain yang berada diluar wilayah kerja mereka

3. Keahlian Konseptual | Conseptual Skill

Keahlian konseptual merupakan kemampuan dalam mengkoordinir dan mengintegrasikan seluruh kepentingan kepentingan serta kegiatan organisasi. Keahlian ini sangat penting untuk manajemen puncak. Kemampuan skill seorang manajer dalam usahanya untuk naik ke level yang lebih tinggi lagi tergantung kepada kemampuannya dalam memahami peran kerja departemen yang lain semisal keuangan, personalia, produksi, marketing dan yang lainnya


Keahlian Tambahan

Masih ada keahlian keahlian manajemen yang lain selain keahlian teknis, keahian interpersonal serta keahlian konseptual yaitu 4 keahlian tambahan yang mestinya dimiliki oleh seorang manajer yang handal, 4 keahlian tersebut sebagai berikut:

1. Keahlian Diagnosis

Seorang manajer harusnya mampu untuk menganalisa sebuah masalah yang ada pada organisasi serta mengembangkan solusinya. Jika manajer tidak mampun untuk mengdiagnosis sebuah masalah, maka bisa saja manajer tersebut bukanlah manajer yang berprestasi yang bisa diandalkan untuk naik ke jenjang level yang lebih tinggi

2. Keahlian Komunikasi

Manajer harus bisa menyalurkan sebuah ide dan menginformasi kepada yang lain. Bukan hanya itu seorang manajer juga bisa menerima sebuah ide dan informasi dari orang lain secara baik sehingga nantinya manajer bisa mengkoordinasikan pekerjaan pada rekan rekan kerja satu timnya. Tanpa ilmu kemampuan komunikasi yang bagus, manajer akan kesulitan dalam menghidupkan kerja sama tim.

3. Keahlian Manajemen Waktu

Manajemen waktu wajib dikuasai oleh seorang manajer yang handal, manajemen harus mampu memprioritaskan pekerjaan yang satu dengan pekerjaan yang lainnya. membagi pekerjaan dan bekerja secara efektif dan efisien sehingga pekerjaan bisa dengan cepat terselesaikan

4. Keahlian Pengambilan Keputusan

manajemen harus sanggup mengambil sebuah keputusan, setelah mendiagnosa dan menganalisa sebuah permasalahan, seorang manajer yang handal harus mampu mengambil sebuah keputusan yang cepat, tepat, efektif untuk menyelesaikan masalah yang ada dan mampu mengambangkan menjadi peluang yang amat berharga


Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi saat ini menjadi bahan perbincangan yang cukup menarik ntah itu dikalangan perusahaan, pelajar atau mahasiswa maupun profesional akuntansi. Sistem informasi akuntansi atau yang sering kita singkat dengan SIA memiliki perang yang sangat penting pada keberlangsungan aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan akuntansi tentunya.

Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Akuntansi

Tujuan Manajemen

tujuan manajemen
Tujuan manajemen

Tujuan Manajemen - Manajemen adalah sebuah ilmu didalam melaksanakan kegiatan organisasi atau perusahaan. kegiatan kegiatan perusahaan bisa berupa pengorganisasian yang didalamnya mencakup tindakan perencanaan, menyusun, mengusahakan dan pengawasan yang meliputi seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan atau sasaran yang diinginkan. Semisal jika organisasi berupa perusahaan, maka tujuannya sudah jelas, yaitu mencari laba sebanyak mungkin untuk kemakmuran pemilik

Tujuan Manajemen

Tujuan Manajemen sebaiknya ditetapkan secara realistis, rasional, logis serta ideal yang berdasarkan kepada fakta data, potensi serta kemampuan yang dimiliki dan juga tidak saling bertentangan dengan nilai sosial, moral, agama maupun peraturan pemerintah yang ada supaya tujuan perusahaan yang ditetapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan cukup visible untuk bisa dicapai yang menguntungkan semua pihak yang ada.

Tujuan manajemen menurut GR Terry adalah tujuan yang diinginkan oleh pihak yang berkepentingan yang melukiskan ruang atau skope yang jelas dan memberi arah kepada seorang manajer. Definisi tersebut meliputi 4 hal pokok yaitu :
  1. Tujuan
  2. Skope
  3. Kepastian
  4. Arah
Tujuan manajemen haruslah mencakup ke 4 hal tersebut berikut dengan perencancanaan tentang  kebijakan, strategi, prosedur, metode, sistem, aturan, intruksi dan yang lainya yang bisa dijalankan dalam mencapai tujuan tersebut.

Pada dasarnya, yang perlu diketahui adalah bahwa setiap tujuan adalah merupakan rencana. Tujuan tujuan organisasi atau perusahaan bisa terlihat dari Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (ADART) tiap tiap organisasi. Tujua manajemen bisa ditinjau dari berbagai sudut, semisal berdasarkan tipe, prioritas, jangka waktu, sifat, hierarki, bidan ataupun menurut jiwanya.

Tujuan Manajemen berdasarkan tipe tujuan bisa terdiri atas :
  1. Profit objectives, tujuan manajemen untuk memperoleh laba untuk pemiliknya
  2. Service objective, tujuan manajemen memberi pelayanan yang bagus untuk konsumen, maksudnya bisa meninggikan nilai barang atau jasa yang ditawarkan atau dijual kepada konsumen
  3. Social objectives, tujuan manajemen untuk lebih mementingkan nilai yang bisa diciptakan oleh organisasi untuk kesejahteraan masyarakat
  4. Personal objectives, tujuan manajemen lebih menghendaki karyawan atau pekerja secara individual memperoleh kepuasan dalam hal pekerjaan didalam organisasi atau perusahaan.

Tujuan Manajemen berdasarkan prioritas bisa dibagi atas :
  1. Sasaran primer
  2. Sasaran sekunder
  3. Sasaran individual
  4. Sasaran sosial
Tujuan manajemen berdasarkan jangka waktu dapat dibagi atas :
  1. Tujuan jangka panjang
  2. Tujuan jangka menengah
  3. Tujuan jangka pendek
Tujuan manajemen menurut bidangnya bisa kita lihat sebagai berikut :
  1. Top level objective, tujuan secara umum, menyeluruh yang berkaitan dengan berbagai bidang sekaligus
  2. Finance objective, tujuan manajemen yang berkaitan dengan modal
  3. Production objective, tujuan manajemen yang berkaitan dengan produksi
  4. Marketing objective, tujuan yang berkaitan dengan bidang pemasaran
  5. Office objective, tujuan yang berkaitan dengan bidang ketatausahaan
Tujuan manajemen dilihat dari motifnya, terbagi atas :
  1. Public objective, tujuan manaujemen yang wajib diraih karena ada peraturan perudang-undangan yang berlaku
  2. Organizational objectives, tujuan yang yang harus direalisasikan dikarenakan ada ketentuan organisasi yang telah tercantim pada statuta, ADART yang bersifat zakelijk dan impersonal yang artinya tidak boleh berdasarkan pada pertimbangan selera pribadi didalam upaya cara pencapaiannya
  3. Personal objective, tujuan individu atau tujuan pribadi yang walaupun mungkin masih berkaitan dengan organisasi yang didalam upaya pencapaiannya sangat terpengaruh oleh pandangan atau selera pribadi


Akuntansi Biaya

Pengertian Akuntansi Biaya


Pengertian Akuntansi Biaya adalah suatu proses pencatatan, pengolongan, peringkasan serta penyajian atas biaya pembuatan (produksi) dan penjualan produk atau jasa dengan menggunakan cara tertentu serta penafsirannya. 

Akutansi Biaya ini bisa digunakan dalam pemenuhan kebutuhan pihak eksternal (investor atau kreditor) dan pihak internal (manajemen) perusahaan.

Informasi biaya untuk internal perusahaan biasanya disajikan menyesuaikan dengan kebutuhan manajemen.

Sedangkan yang disajikan untuk pihak eksternal berbentuk Laporan Laba-Rugi dan Neraca Perusahaan.

Khusus manajemen perusahaan, informasi biaya ini begitu penting dan sangat membantu mereka dalam pengambilan sebuah keputusan dalam operasional perusahaan.

akuntansi biaya
Akuntansi Biaya

Teori Teori Manajemen | Kelebihan dan Kekurangannya

teori manajemen
Teori Manajemen

Teori Manajemen

Teori Manajemen berkembang dengan sangat cepat terutama dengan adanya berbagai studi yang dilakukan oleh banyak perguruan tinggi yang kemudian menghadirkan berbagai teori manajemen dari beberapa aliran. Umumnya, beberapa menyebutkan teori teori manajemen bisa diklompokkan kedalam 6 aliran teori manajemen.

1. Teori Manajemen Aliran Klasik


Teori Manajemen yang memiliki aliran klasik ini menyatakan bahwa manajemen sesuai dengan fungsi fungsi yang terdapat pada manajemen. Teori manajemen klasik tak lepas dari birokrasi yang berdasarkan pada dasar hierarki. Oleh karenanya pada aliran klasik ini terdapat pembagian kerja, struktur organisasi, hierarki proses fungsional serta pengawasan.

Kemampuan dan perhatian manajemen diarahkankepada penerapan fungsi manajemen tersebut. Prinsip Teori Manajemen Aliran Klasik ini pertama kali muncul dikarenakan adanya revolusi industri pada abad 18 yang terjadi di Inggris. Kala itu parah ahli memberi perhatian lebih kepada masalah masalah yang muncul dalam bidang manajemen dikalangan industri, usahawan maupun masyarakat. Teori Manajemen Klasik ini memiliki beberapa kelebihan dan sekaligus beberapa kelemahan.

Kelebihan Teori Manajemen Aliran Klasik

  1. Memberi format atau bentuk organisasi
  2. Memberi kontribusi tentang konsep organisasi yang berupa birokrasi yang berdasarkan hierarki. Dan sampai pada masa kekinian, hal tersebut juga masih dipergunakan secara luas di organisasi organisasi yang sudah modern.
  3. Memberi pondasi dasar pada organisasi, bentuknya berupa proses fungsional, pembagian kerja, struktural serta pengawasan
  4. Pembagian tugas yang sudah jelas berdasarkan keahlian yang dimiliki oleh tiap tiap anggota, maka dari itu tidak diperlukan lagi waktu untuk memahami dan menguasai keterampilan baru
  5. Adanya spesialisasi kewenangan dan pekerjaan, maka kegiatan kegiatan pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan

Kekurangan Teori Manajemen Aliran Klasik

  1. Teori Manajemen Aliran Klasik kurang maksimal untuk dapat diterapkan pada kondisi yang kompleksitasnya sangat tinggi seperti akhir akhir ini
  2. Kurangnya aspek sosial terutama yang menyangkut kebutuhan kebutuhan terkait pekerja sebagai manusia. Teori ini tidak melihat adanya ketegangan ketegangan yang muncul akibat kebutuhan pekerja yang tidak bisa dipenuhi. Manajer hanya fokus untuk memperhatikan segi fisik dan materi.
  3. Motivasi hanya mengarah pada ekonomi semata, sering kali terjadi pemutusan tenaga kerja hanya untuk memperoleh tingkat produktifitas yang diinginkan
  4. Adanya keterbatasan dan sempitnya fokus terhadap efisiensi dari perspektif penting yang lain. Perspektif yang menganggap remeh peran serta individu indiviu yang ada dalam organisasi

2. Teori Manajemen Aliran Perilaku


Teori Manajemen Aliran Perilaku atau yang juga diistilahkan dengan aliran hubungan manusia memusatkan segala kajian kepada aspek manusia serta perlunya memahami karakter manusia. Aliran Perilaku ini mempergunakan disiplin ilmu sosiologi dan psikologi dalam penerapannya.

Teori manajemen aliran perilaku ini menyadari betapa pentingnya hubungan antar personal dalam organisasi. Hawthrone mengemukakan bahwa insentif tidak lebih berpengaruh dari kondisi sosial yang sedang dialami pekerja sama seperti halnya tekanan dari kelompok, atau penerimaan rasa yang aman.

Aliran Perilaku ini muncul dikarenakan pada pendekatan aliran klasik, efisiensi dalam produksi dan keserasian kerja tidak bisa diperoleh. Manajer masih banyak menghadapi berbagai kesulitan karena umumnya pekerja tidak selalu bisa mengikuti pola pola perilaku rasional. Oleh karenanya dilakukan upaya untuk membantu manajer dalam mengatasi masalah yang timbul karena perilaku pekerja

Aliran perilaku menganggap organisasi pada dasarnya adalah orang. teori manajemen aliran klasik dianggap tidak lengkap karena efisiensi produk dan keharmonisan dengan pekerja tidak bisa tercapai. Didalam organisasi, manusia tidak bisa dengan mudah untuk diramalkan tingkah lakunya, Maka teori ini menghubungkan permasalahan tersebut dengan  sisi psikologis dan sosiologis.

Kelebihan Teori Manajemen Aliran Perilaku

  1. Dapat meningkatkan hubungan antar personal dan kesedaran yang penuh bahwa setiap organisasi dapat berjalan dan bisa meraih tujuannya dengan dukungan penuh dari masing masing individu dalam kelompok, tidak hanya peran dari seorang manajer semata
  2. Teori aliran perilaku memberi pemahaman manajemen tidak hanya untuk hal hal teknis semata, tetapi juga harus mengetahui aspek manusia sebagai individu dalam organisasi, maka seorang manajer atau pimpinan sangat penting untuk menguasai manajemen manusia

Kekurangan Teori Manajemen Aliran Perilaku

  1. Apabila moralitas yang ada pada organisasi luntur, bisa jadi hubungan antar personal menjadii tak efektif lagi. Kompleksnya perilaku individu manusia yang ada pada organisasi terkadan sering menyulitkan manajer untuk mengambil sebuah tindakan

3. Teori Aliran Manajemen Ilmiah


Pada teori manajemen ini mempergunakan ilmu statistik dan matematika dalam mengembangkan teori teorinya. Aliran manajemen ilmiah menyatakan masalah masalah manajemen bisa dijelaskan dengan pendekatan kuantitatif. Dalam pengelolaan aktivitas manajemen dan kepemimpinan dilakukan dengan mempergunakan dasar dasar yang berpedoman pada teori keilmuan.

Beberapa ciri ciri teori manajemen aliran manajemen ilmiah bisa dilihat sebagai berikut:
  • Mempergunakan prinsip dan cara kerja keilmuan sebagai percobaan dan penyelidikan yang juga ilmiah
  • Adanya rasionalisasi, maksudnya bekerja sesuai dengan perhitungan maupun pemikiran yang teliti dan juga cermat sehingga bisa tida menggunakan trial and error
  • Adanya standarisasi, maksudnya bekerja berdasarkan pada ukuran tertentu, baik dalam hal waktu, cara kerja ataupun hasil produksi yang diinginkan
  • Produktivitas yang meningkat sebagai hasil dari kerja yang efektif dan juga efisien
  • Hasil ataupun cara kerjanya bisa memenuhi tuntutan kebutuhan yang semakin meningkat
Dalam teori Aliran Manajemen Ilmiah ini juga diusahakan optimasi yang melalui pendekatan ilmiah agar menghasilkan hasil semaksimal mungkin dengan cara yang paling efisien. Didalam aliran ini terdapat koreksi terhadap aktivitas yang tidak efisien, kurang terstrukture atau bahkan tidak dibutuhkan. Aliran ini juga memiliki beberapa kelebihan dan juga kelemahan.

Kelebihan Aliran Manajemen Ilmiah

  1. Dapat diterapkan dengan baik di jaman sekarang
  2. Keputusan bisa dijalankan dengan memperhatikan hal hal yang sifatnya ilmiah serta rasional sehingga bisa menghindari aktivitas yang membuang sumber daya yang dimiliki dengan sia sia karena trial and error
  3. Mampu menciptakan produk ataupun menyelesaikan pekerjaan secara lebih baik dan cepat

Kekurangan Aliran Manajemen Ilmiah

  1. Konflik internal bisa terjadi karena adanya persaingan antar personal individu dalam organisasi
  2. Aspek sosial para pekerja kurang diperhatikan

4. Teori Manajemen Aliran Analisis Sistem


Aliran Analisis Sistem ini fokus terhadap pemikiran pada permasalahan yang berkaitan dengan bidang lain dialam pengembangan teorinya. Semisal subbagian kepegawaian menyatakan keberhasilan didalam memotivasi pekerja bisa meningkatkan keuntungan organisasi.memotivasi pekerja akan berhubungan dengan kesejahteraan, jam kerja, penggajian, jaminan dihari tua serta faktor lainnya

Analisis Sistem merupakan penguraian atas suatu sistem informasi yang lengkap kedalam bagian bagian komponen yang bermaksud untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi masalah, kesempatan, hambatan serta kebutuhan yang nantinya bisa diusulkan adanya perbaikan. Pada teori manajemen ini mengemukakan suatu proses dalam mengumpulkan serta mengintepretasikan kenyataan yang ada, mendiagnosa segala persoalan serta mempergunakan keduanya untuk memperbaiki sistem.

5. Aliran Manajemen Berdasarkan Hasil


Aliran ini pertama kali dikenalkan oleh Peter Drucker disekitar tahun 1950an, Aliram manajemen ini fokus pada pemikiran hasil hasil yang diperoleh, bukan kepada interaksi atas aktivitas karyawan. Teori manajemen berdasarkan hasil memiliki tujuan untuk meraih hasil yang optimal berdasarkan pada perjanjian yang terukur dan jelas dibuat dimuka. Manajemen menetapkan prioritas dan tujuan menentukan dan membuat sumber daya yang diperlukan tersedia. 

Didalam Aliran berdasarka hasil, terdiri atas langkah langkah seperti berikut
  1. Penetapan target - tujuan manajemen jangka panjang
  2. Menerjemahkan tujuan organisasi dengan tujuan divisi serta individu
  3. Hasil perjanjian orientasinya mengenai tujuan
  4. Implementasi, dan pelaporan manajemen
  5. Penilaian periodik, kontrol dan penyesuaian

6. Teori Aliran Manajemen Mutu


Teori aliran manajemen mutu fokus terhadap pemikiran atas usaha usaha dalam meraih kepuasan konsumen. Jadi Fokus utama manajemen mutu adalah PELANGGAN sebagai pihak yang bisa menyebutkan apakah produk yang dihasilkan bermutu atau tidak bermutu. Manajemen mutu merupakan aspek dari semua fungsi manajemen yang melaksanakan kebijakan mutu dan juga merupakan  filsafat budaya organisasi yang lebih menekankan kepada usaha menciptakan mutu yang konsisten melalui tiap tiap aspek didalam kegiatan perusahaan.

Manajemen mutu sangat membutuhkan figur kepemimpinan yang bisa memotivasi karyawan supaya bisa memberikan usaha dan kontribusi yang maksimal kepada organisasi. Hal ini bisa dijalakan dengan memahami dan menjiwai bahwa mutu produk yang dihasilkan bukan hanya tanggung jawab pimpinan semata, melainkan tanggung jawab semua anggota yang ada didalam organisasi. Standard mutu yang diinginkan membutuhkan kesepakatan serta partisipasi penuh dari semua anggota organisasi, sedangkan manajemen mutu tanggung jawabnya terdapat pada puncak pimpinan


Ini Penjelasan Lengkap MANAJEMEN STRATEGI

Pengertian Manajemen Strategi

Manajemen strategi atau manajemen strategik adalah keterampilan (seni), teknik, dan ilmu dalam merumuskan, mengimplementasikan, dan mengevaluasii serta mengawasi berbagai keputusan-keputusan fungsional sebuah organisasi (perusahaan bisnis ataupun non bisnis) yang selalu terpengaruhi oleh lingkungan eksternal dan internal dengan kondisi yang selalu berubah sehingga bisa memberi kemampuan pada perusahaan dalam pencapaian sasaran atau tujuan yang sudah ditetapkan.
manajemen strategi
Manajemen Strategi

Sekilas Manajemen Proyek | Project Management

Manajemen Proyek


Manajemen Proyek - Pada postingan terdahulu mengenai Pengertian Manajemen, Salah satu bidang ilmu manajemen adalah manajemen proyek (project manajemen).

Pengertian Manajemen Proyek adalah penerapan akan ilmu pengetahuan, keterampilan, keahlian, cara teknik terbaik dengan sumber daya terbatas dalam pencapaian sasaran atau tujuan yang sudah ditentukan supaya memperoleh hasil yang maksimal dalam hal waktu, kinerja, mutu dan juga keselamatan kerja. Manajemen proyek butuh pengelolaan yang baik serta terarah karena suatu projek yang mempunyai batasan sehingga tujuan proyek bisa dicapai. Yang butuh dikelola manajemen proyek adalah biaya, waktu, mutu, keselamatan kerja dan kesehatan, sumber daya, resiko, lingkungan serta sistem informasinya.
manajemen proyek
Manajemen Proyek

Neraca | Pengertian dan Contoh Neraca

Pengertian Neraca

Laporan Posisi Keuangan (balance sheet atau statement of financial position) atau yang biasa dikenal sebagai NERACA adalah suatu bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan atau entitas bisnis yang dihasilkan dalam suatu periode akuntansi dimana menunjukkan posisi atas keuangan perusahaan atau entitas bisnis tersebut pada akhir periode akuntansi tersebut yang bisa menjadi dasar dalam menghasilkan keputusan bisnis.

Ini 4 Fungsi Manajemen dan Pembahasannya

Fungsi Manajemen terdiri atas 4 fungsi yang utama, yaitu :
  1. Planning ( fungsi perencanaan )
  2. Organizing ( fungsi pengorganisasian )
  3. Directing ( pengarahan )
  4. Controlling ( pengendalian )
Untuk memperoleh hasil secara maksimal, para manajer harus mampu menguasai seluruh fungsi manajemen yang ada.
fungsi manajemen
Fungsi Manajemen

Ini 14 Prinsip Manajemen Menurut Henry Fayol

Prinsip Manajemen adalah dasar serta nilai yang menjadi intisari dari sebuah keberhasilan manajemen. Prinsip manajemen bisa juga merupakan dasar ataupun kaidah yang merupakan kebenaran secara fundamental yang dijadikan acuan pedoman didalam melaksanakan tugas memimpin sebuah usaha kerjasama untuk meraih suatu keseimbangan setinggi tingginya didalam upaya pencapaian tujuan manajemen.

Henry Fayol, seorang asal Perancis menyatakan prinsip-prinsip manajemen seharusnya bersifat lentur, maksudnya perlu untuk dipertimbangkan sesuai dengan situasi maupun kondisi yang khusus dan berubah ubah. 14 prinsip prinsip manajemen menurut Henry Fayol terdiri atas :

prinsip prinsip manajemen
Prinsip Manajemen

Prinsip Manajemen

1. Division of Work | Pembagian Kerja


Division of Work atau Spesialisasi pekerjaan kepada individu individu dalam lingkaran manajemen untuk membangun sebuah pengalaman dan terus mengasah keahliannya sehingga pada akhirnya individu individu tersebut bisa menjadi lebih produktif dan menguntungkan. Terlebih lagi dengan kemampuan manusia yang memiliki banyak keterbatasan mengenai pengetahuan, kebutuhan waktu, dan perhatian sehingga keterbatasan keterbatasan ini bisa dijalankan oleh individu individu yang memiliki kemampuan untuk itu

2. Authority and Responsibility | Wewenang dan Tanggung Jawab


Wewenang dan pertanggung jawaban, kedua prinsip manajemen ini adalah kunci didalam melaksanakan roda usaha kerja sama. Bukan tanpa sebab, karena tanpa prinsip ini para manajer tidak akan bisa mengadakan suatu hubungan ke atas ataupun kebawah. Harus ada suatu kekuasan dalam memberi perintah dan sesuatu kekuatan yang bisa membuat manajer ditaati. Pertanggungjawaban akan timbul oleh adanya kekuasaan tersebut. Keduanya harus dalam kondisi yang seimbang dan tidak ada kekuasaan tanpa tanggungjawab, dan begitupun sebaliknya. Tanggung jawab terbesar ada pada manajer puncak. Kegagalan adalah terletak pada pucuk pimpinan, bukan pada karyawan yang berada dibawah karena pihak yang memiliki wewenang terbesar adalah para puncak manajer. Maka dari itu, jika seorang pucuk pimpinan tidak memiliki keahlian dan sifat kepemimpinan, maka wewenang yang ada bisa menjadi boomerang yang merugikan

3. Discipline | Disiplin


Discipline atau disiplin sangat berhubungan dengan wewenang. Jika wewenang tidak bisa berjalan dengan semestinya, maka bisa jadi disiplin akan hilang. Maka, pemegang wewenang setidaknya harus bisa menanamkan rasa disiplin terhadap diri sendiri sehinggan nantinya memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan yang sesuai dengan wewenang yang dimiliki. Disiplin mencakup : kesungguhan hati, kerajinan, ketaatan, kesiapan, persetujuan, kebiasaan, tata krama antara organisasi tersebut dengan warganya

4. Unity of Command | Kesatuan Perintah


Kesatuan perintah adalah sebuah prinsip dimana perintah yang diterima bawahan tidak diperbolehkan untuk diberikan oleh lebih dari seorang petugas yang ada di atasnya. Dalam melaksanakan pekerjaan, para karyawan harusnya memperhatikan prinsip prinsip kesatuan perintah supaya pekerjaan bisa dilaksanakan secara baik. Tiap karyawan harus mengetahui kepada siapa dia harus bertanggungjawab yang sesuai dengan kewenangan yang didapatnya. Perintah yang diterima dari manajer yang lain kepada karyawan yang sama bisa mengakibatkan rusaknya wewenang dan tanggungjawab serta pembagian kerja. Untuk itu, pekerja harus memiliki hanya satu atasan tanpa ada perintah dari yang lain yang bisa jadi sangat bertentangan

5. Unity of Direction | Kesatuan Pengarahan


Kesatuan Pengarahan merupakan prinsip manajemen yang mengatakan setiap golongan pekerjaan yang memiliki tujuan yang sama, harus memiliki satu rencana dan dipimpin oleh satu manajer saja. Bisa dibedakan, dengan "unity of command" yang berhugunban dengan jalannya fungsi personalia sedangkan unity of direction berhubungan dengan struktur

Didalam melakukan tugas dan tanggung jawab, pekerja perlu diarahkan pada sasarannya. Kesatuan pengarahan ini sangat berhubungan erat dengan pembagian kerja. Prinsip kesatuan pengarahan juga bergantung pada kesatuan perintah.

6. Subordination of Individual Interest to General Interest | Subordinasi Kepentingan Perseorangan terhadap Kepentingan Umum


Prinsip manajemen yang ini menyatakan bahwa tiap karyawan harus mengabdi kepentingan pribadi kepada kepentingan perusahaan atau organisasi. Prinsip ini seperti berupa syarat yang penting supaya aktivitas berjalan dengan baik dan lancar. Prinsip ini terjadi jika karyawan mempunyai kesadaran bahwa kepentingan pribadinya sebenarnya bergantung pada keberhasilan atau tidaknya kepentingan organisasi. Prinsip manajemen ini bisa terwujud jika karyawan merasa senang dan nyaman dalam bekerja. Dalam prinsip ini intinya kepentingan kelompok harus bisa mengatasi kepentingan individu, Jika subordinasi ini mengalami gangguan, maka disini diperlukan manajemen untuk mendamaikan

7. Remunerasi | Penggajian Pegawai


Prinsip manajemen ini menurut Henry Fayol adalah pembayaran upah serta cara pembayaran yang adil serta memberi kepuasan yang maksimal untuk pegawan dan majikan. Dengan menggunakan sistem upah atau gaji yang memuaskan nantinya bisa merangsang pegawan untuk bisa bekerja lebih rajin lagi.

8. Centralization | Pemusatan


Pemusatan adalah prinsip manajemen yang menyatakan seluruh organisasi harus bisa berpusat, harus memiliki pusat. Prinsip ini harus bisa menunjukkan hingga batas mana kewenangan itu dipusatkan ataupun dibagi pada suatu organisasi. Pemusatan kewenangan bisa menimbulkan pemusatan tanggung jawan pada sebuah aktivitas. Tanggung jawab yang terakhir dan terbesar berada pada orang yang memegang kewenangan tertinggi atau pucuk pimpinan manajer. Prinsip pemusatan bukan berarti ada kekuasaan untuk mempergunakan kewenangan, tapi untuk menghindari adanya simpang siur kewenangan dan tanggung jawab. Prinsip manajemen pemusatan ini juga tidak bisa menghilangkan asal pelimpahan kewenangan.

9. Chain of Command | Rangkaian Perintah | Hierarki


Rangkaian Perintah merupakan prinsip manajemen yang mengharuskan perintah dari atas kebawah harus selalu mengambil jarak yang terdekat. Hierarki ini dibutuhkan untuk kesatuan arah perintah. Rantai perintah ini mengacu kepada jumlah tingkatan yang ada pada hierarki dari otoritas tertinggi sampai tingkat yang paling rendah pada sebuah organisasi. Garis otoritas jaraknya tidak boleh terlalu jauh.

10. Order | Ketertiban


Prinsip manajemen ini bisa jadi adalah syarat yang utama karena pada umumnya tidak ada orang yang dapat bekerja pada keadaan kejang atau kacau. Ketertiban pada suatu pekerjaan bisa terwujud jika semua karyawan memiliki disiplin dan ketertiban yang tinggi.

11. Equity | Keadilan


Prinsip keadilan menurut Henry Fayol dianggap sesuatu yang bisa memunculkan kesetiaan dan ketaatan karyawan dengan cara mengkoordinasikan keadilan dan kebaikan para manajer didalam memimpin para bawahan dan memicu tumbuhnya rasa tunduk kepada kekuasaan dari atasan.

Menurut Atmosudirdjo, Keadilan merupakan realisasi dari sesuatu yang telah tetap. Kewajaran membutuhkan banyak pikiran sehat, pengalaman dan kebaikan hati. Umumnya, karyawan menuntuk diperlakukan dengan wajar, mendapat apa yang telah menjadi haknya. Prinsip ini mutlak diperlukan karena menuntut manajemen untuk memperlakukan bawahan dengan baik.

12. Stability of Tenur of Personel | Stabilitas Masa jabatan dalam Kepegawaian


Perputaran karyawan yang tinggi bisa menyebabkan ongkos yang tinggi dalam produksi, untuk itulah prinsip ini dijalankan. Karyawan akan bekerja dengan lebih baik apabila mendapat stimulus keamanan pekerjaan dan jenjang karir yang pasti. Butuh waktu untuk seorang pekerja agar bisa menyesuaikan diri terhadap jabatan atau fungsinya yang baru serta untuk menunaikan tugas dengan baik

13. Inisiative | Prakarsa


Inisiatif merupakan prinsip manajemen yang menyatakan seseorang kepala harus pintar dalam memberikan inisiatif. Inisiatif muncul dari dalam diri seorang yang mempergunakan daya pikir. Inisiatif memunculkan kehendak untuk mewujudkann sesuatu yang bernilai guna bagi penyelesaian pekerjaan dengan cara yang sebaik baiknya. Pada Prakarsa ini terhimpun perasaan, kehendak, pikiran, keahlian serta pengalaman seseorang yang nantinya akan di realisasi. Setiap prakarsa atau inisiatif yang datang hendaknya harus dihargai setinggi tingginya bila inisiatif tersebut memberikan nilai manfaat yang luar biasa bagi organisasi sehingga karyawan yang memberi inisiatif tersebut dan juga manajemen akan mendapatkan kepuasan serta materi yang setimpal.

14. Esprit de Corps | Semangat Kesatuan


Esprit de Corps atau kesetiaan kelompok merupakan prinsip manajemen dimana setiap pegawai harus mempunyai rasa kesatuan senasib sepenangungan yang bisa menciptakan semangat kerja sama yang lebih baik. Semangat kesatuan ini bisa muncul jika tiap tiap karyawan memiliki kesadaran bahwa tiap pekerja berarti bagi pekerja yang lain dan pekerja lain sangat diperlukan oleh dirinya. Manajer yang mempunyai jiwa kepemimpinan akan bisa memunculkan semangat kesatuan ini. Sebaliknya, jika manajer tidak memiliki kepampuan, bisa berakibat perpecahan.

Begitulah 14 Prinsip Prinsip manajemen menurut Henry Fayol, seorang industrialis asal prancis. semoga tulisan prinsip prinsip manajemen ini memerikan manfaat untuk pembaca.


Konsep Manajemen dan Penjelasannya

konsep manajemen
Konsep Manajemen

Konsep Manajemen

Konsep Manajemen - manajemen bersifat universat, tidak ada satu kesepakatan tentang batasan, banyak definisi yang bisa dijadikan dasar sesuai dengan tujuan masing masing. Namun beberapa ahli berpandangan sama mengenai Konsep Manajemen. Sejara garis besar, banyak yang setuju bahwa konsep manajemen bisa dilihat dari 4 sudut pandang. Apa saja yang menjadi konsep dasar manajemen ?

Manajemen Sebagai Suatu Ilmu


Manajemen sebagai suatu science atau ilmu pengetahuan yang berupaya secara sistematis dalam memahami dan mempelajari bagaimana masing masing manusia bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan dan membuat sistem ini bisa memberikan manfaat untuk kemanusiaan.

Lebih lanjut Luther Gullich seorang ahli manajemen mengemukakan bahwa manajemen merupakan suatu bidang pengarahan yang berupaya untuk bisa memahami bagaimana dan mengapa orang bekerja secara bersama sama untuk mencapai sebuah tujuan. Manajemen sebagai sebuah ilmu pengetahuan telah lama dipelajari dan telah menjadi sebuah teori. Gejala gejala dalam manajemen telah diteliti menggunakan metode metode penelitian ilmiah yang bisa dirumuskan dalam prinsip prinsip yang diwadahi dalam sebuah teori. Manajemen sebagai ilmu digunakan untuk menjelaskan dan menerangkan berbagai fenomema fenomena yang ada sehingga bisa memberi arahan kepada manajer terhadap apa yang seharusnya mereka kerjakan

Manajemen Sebagai Seni


Manajemen sebagai seni merupakan sebuah upaya nyata untuk mendatangkan hasil maupun manfaat yang maksimal dengan usaha yang seminimal mungkin yang bisa dilakukan. Pun dengan pencapaian kesejahteraan serta kebahagiaan yang maksimal bagi para pimpinan organisasi maupun bawahan dan memberikan bentuk pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, pasar, ataupun pihak yang dibutuhkan

Henry M Boettinger mengemukakan manajemen merupakan sebuah seni dalam suatu pengambilan keputusan, yang artinya manajemen adalah suatu kemampuan, keterampilan atau kemahiran dalam menerapkan prinsip prinsip dan teknik dalam memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki secara bernilai guna dalam rangka merealisasikan tujuan tujuan yang diinginkan. Konsep manajemen sebagai seni memandang perlunya kerja sama dengan pihak lain, bagaimaan mengatur dan memerintahkan orang lain supaya bisa bekerja sama dengan baik dan menguntungkan, karena pada dasarnya manusia umumnya adalah "managing" atau mengatur. dan mengatur manusia ada seninya tersendiri agar memperoleh hasil yang maksimal.

Manajemen sebagai Profesi


Manajemen sebagai sebuah profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang dijalankan orang orang yang mempunyai keahlian serta keterampilan sebagai kader, manajer atau pimpinan didalam sebuah organiasi tertentu. manajemen diartikan sebuah profesi dikarenakan manajemen memerlukan keahlian, keterampilan, kemahiran dan skill tertentu untuk menjalankan aktivitas dalam merealiasikan tujuan yang diinginkan. Dalam manajemen, semua pekerjaan dijalankan dengan cara yang sangat efektif dan juga efisien sehingga bisa memaksimalkan segala yang ada. Untuk menjalankannya perlu sebuah kemampuan yang ahli, dan skill ini bisa merupakan suatu profesi tersendiri bagi seorang ahli.

Para ahli profesional mendapatkan status dengan cara mencapai sebuah standar prestasi kerja dan bukan berdasaran kepada faktor diluar itu seperti suku, keturunan, agama serta kriteria kriteria yang tidak bersangkutan lainnya.

Manajemen sebagai Proses


Dalam upayanya mencapai tujuan, manajemen mempergunakan berbagai aktivitas yang tidak bisa dipisahkan antara satu kegiatan dengan kegiatan yang lain. Prinsip manajemen sebagai proses lebih mengarah kepada proses dalam mengelola serta mengatur pelaksanaan sebuah pekerjaan ataupun serangkaian kegiatan yang tujuannya untuk merealisasikan tujuan. Proses manajemen sendiri terdiri atas beberapa tindakan seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengendalian yang juga merupakan fungsi dari manajemen itu sendiri


Harga Pokok Penjualan Metode LIFO dan Kajian Perpajakan

Harga Pokok Penjualan Metode LIFO 


LIFO, yang berakronim Last In First Out, adalah barang yang terakhir masuk, akan dijual paling awal (lebih dahulu). aneh? bisa dibilang iya, karena dengan metode ini akan membuat HPP akan menjadi tidak realistis. Coba dipikirkan, biaya yang dibebankan mempergunakan cost dari pembelian yang terakhir dan tidak memperhitungkan bahwa ada kemungkinan barang dagang yang dijual bercampur antara persediaan barang yang menggunakan harga yang lama dengan persediaan barang baru dengan harga yang berbeda (harga baru). di Amerika, metode LIFO ini tidak dianjurkan untuk diimplementasikan dan dianggap sebuah praktek yang ilegal, pun bila ada yang menggunakan metode LIFO akan diawasi dengan sangat ketat oleh pemerintah disana.

Unsur Unsur Manajemen

Unsur Unsur Manajemen - Dalam upayanya manajemen dalam mencapai sasaran atau tujuan yang sudah ditentukan, seorang manajer memerlukan beberapa sarana yang digunakan sebagai alat (tools) yang akan digunakan untuk mencapai sasarannya tersebut. sarana sarana ini biasa disebut sebagai Unsur-unsur manajemen. Unsur unsur manajemen beberapa ahli telah menyebutkan sebanyak 6 unsur manajemen. 6 unsur manajemen tersebut adalah :

1 . Man (manusia) 4 . Machines (mesin)
2 . Money (uang) 5 . Methods (metode)
3 . Materials (bahan) 6 . Market (pasar)

Tiap tiap unsur manajemen tersebut mempunyai peranan yang penting bagi sebuah manajemen. mari kita lihat penjelasannya

Man | Manusia

unsur unsur manajemen
Unsur Unsur Manajemen
Man atau manusia ataupun juga sering diistilahkan dengan sumber daya manusia dalam dunia manajemen merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan. Manusia yang merancang tujuan, menetapkan tujuan dan manusia jugalah yang nantinya akan menjalankan proses dalam mencapai tujuan yang ditetapkan tersebut. Sudah jelas, tanpa adanya manusia maka tidak akan pernah ada proses kerja karena manusia pada dasarnya adalah mahluk kerja.

Berbagai macam aktivitas yang bisa dilalkukan dalam upaya memcapai tujuan bisa dilihat mulai dari aktivitas proses, perencanaan, pengorganisasisan, pngarahan hingga pengendalian serta semua kegiatan kegiatan detail lainnya yang diperlukan untuk dijalankan. kesemuanya membutuhkan sumber daya manusia

Money | Uang

unsur manajemen
Unsur Manajemen

Money atau uang sudah tak perlu dijelaskan panjang lagi, sudah jelas uang sangat dibutuhkan manajemen dalam mengusahakan pencapaian tujuan. Uang menjadi penting, lalu kemudian diperlukan ilmu untuk mengatur pengelolaan keuangan agar semua aktivitas menjadi lancar

Materials | Bahan

unsur manajemen
Unsur unsur manajemen
Material atau bahan menjadi salah satu unsur manajemen yang juga penting. Umumnya, perusahaan tidak menghasilkan bahan baku atau bahan mentah sendiri melainkan mendapatkannya dari pihak lain. Perusahaan membeli dari perusahaan vendor penyedia bahan yang diperlukan, manajer perusahaan biasanya akan berusaha untuk mendapatkan bahan baku dengan harga yang seminimal mungkin untuk bisa memaksimalkan laba, dengan menggunakan pengangkutan yang aman dan juga minim biaya dan kemudian bahan tersebut nantinya akan diproses dengan efisien untuk menghasilkan produk yang diinginkan.

Machine | Mesin

unsur unsur manajemen
Unsur unsur manajemen
Unsur manajemen yang berupa manusia, walaupun sangat berperan penting, namun kini fungsinya telah terbantu dan terkurangi akibat adanya mesin. Mesin kini telah menjadi sebagai pembantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaan pekerjaan. Perkembangan kemajuan teknologi kini telah menyebabkan penggunaan mesin yang makin dominan baik untuk produksi, pengangkutan maupun yang lainnya.

Methode | Metode

unsur unsur manajemen
unsur unsur manajemen
Metode kerja dalam manajemen sangatlah diperlukan supaya mekanisme kerja yang ada berjalan secara efektif dan efisien. Metode kerja yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan masing masing organisasi, ntah itu yang berhubungan dengan produksi ataupun administrasi tidak terjadi dengan begitu saja dengan sendirinya melainkan membutuhkan waktu yang cukup lama

Dalam dunia manajemen dihadapkan dengan berbagai macam alternatif metode dalam cara menjalankan pekerjaan. Beberapa metode mungkin tepat bagi satu industri namun tak begitu memuaskan bila diterapkan di tempat lain. Metode yang tepat untuk kondisi suatu organisasi akan memudahkan manajemen untuk mencapai sasaran

Markets | Pasar

unsur manajemen
Unsur Manajemen
Proses produksi merupakan proses yang cukup penting, namun apabila barang atau jasa hasil produksi tidak bisa terserap dengan baik oleh pasar, atau tidak laku, maka proses produksi tersebut bisa berhenti dan tidak akan mendapatkan hasil maksimal.

Pasar merupakan unsur manajemen yang sifatnya sangat strategis, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan dominasi hasil produksi bisa jadi merupakan satu faktor yang menentukan dalam perusahaan. Pasar merupakan sumber utama sebuah perusahaan dalam memperoleh pendapatan. Permasalahan lain adalah bagaimana cara mempertahankan pasar yang telah dikuasai dari ranah kompetitor, berbicara riset, strategi pemasaran, kualitas, kuantitas, harga yang sesuai dengan selera dan daya beli pelanggan merupakan hal yang perlu di dalami dalam masalah ini

Unsur-unsur manajemen tersebut merupakan hal mutlak dalam manajemen untuk menentukan arah perusahaan sebagai dasar menjalankan aktivitas yang bertujuan sesuai dengan apa yang diinginkan


Harga Pokok Penjualan Metode Rata Rata | Average Method

Penentuan Harga Pokok Penjualan Average Method


Dear para pembaca, tulisan ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya tentang harga pokok penjualan pada perusahaan dagang

Penilaian Persediaan dan Penentuan Harga Pokok Penjualan


Seperti yang telah dijelaskan pada postingan sebelumnya, ada tiga metode yang bisa kita gunakan dalam penentuan besaran Harga Pokok Penjualan dalam usaha dagang sekaligus nilai persediaan pada akhir periode.

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia - Sudah merupakan tugas utama dari seorang manajer sumber daya manusia untuk mengelola sumber daya manusia yang dimiliki dengan seefektif mungkin, supaya bisa diperoleh suatu satuan sumber daya manusia yang tidak mengecewakan, merasa puas dan sangat memuaskan. Manajemen sumber daya manusia adalah satu bagian dari manajemen yang memfokuskan diri pada sumber daya manusia.

Artikel ini adalah lanjutan dari penjelasan mengenai Manajemen Sumber Daya Manusia sebelumnya, kali ini akan memfokuskan pada fungsi dan tujuan dari manajemen sumber daya manusia, ada beberapa fungsi dan tujuan dari manajemen SDM, kita langsung saja

manajemen sumber daya manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia


Manajemen Sumber Daya Manusia atau yang biasa disingkat dengan manajemen SDM merupakan suatu rangkaian proses yang menangani masalah masalah yang ada dalam lingkup pegawai, karyawan, manajer, buruh hingga manaer serta tenaga kerja yang lain agar bisa menunjang kegiatan perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan yang sudah ditentukan. Umumnya, unit atau bagian yang menangani sumber daya manusia ialah departemen sumber daya manusia (human resource department/HRD).

Manajemen sumber daya manusia termasuk didalamnya desain sistem perencanaan, penyusunan atas karyawan, pengembangan para karyawan, pengelolaan karir pegawai, evaluasi kinerja para pegawai, kompensasi tehadap karyawan serta hubungan ketenaga-kerjaan yang baik. manajemen sumber daya manusia meliputi keputusan keputusan serta praktek manajemen yang memiliki pengaruh secara langsung terhadap sumber daya manusianya

manajemen sumber daya manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia

Strategi Pemasaran, 5 Unsur Ini Harus Diketahui

Strategi Pemasaran


Strategi Pemasaran - Sudah membaca basic tentang Manajemen Pemasaran ? ini adalah tulisan lanjutan, Materi kali ini sebenarnya untuk pemula, untuk yang sudah mahir sudah barang tentu diluar kepala. baiklah kita langsung saja.

Strategi Pemasaran
Strategi Pemasaran
Berikut 5 unsur dari Strategi Pemasaran

Manajemen Pemasaran, Ini Pengertiannya Menurut Ahli

Manajemen Pemasaran - Sebelum kita melangkah memberikan statement tentang pengertian Manajemen Pemasaran, alangkah baiknya terlebih dahulu kita telaah apa itu pemasaran ?

Berbagai upaya dalam hal marketing harus dijalani sehingga tidak makin tenggelam dalam persaingan karena makin banyaknya kompetitor dari waktu ke waktu.

Persaingan dari kompetitor yang makin ketat membuat aktivitas peningkatan skala produksi tak lagi dipandang sebagai masalah utama jika dibandingkan dengan aktivitas pemasaran barang atau jasa yang dihasilkan.

Bisa dikatakan, keberhasilan dalam pemasaran adalah kunci kesuksesan dari suatu entitas bisnis atau perusahaan.

manajemen pemasaran
manajemen pemasaran

Pembahasan MANAJEMEN KEUANGAN Lengkap !

Manajemen Keuangan merupakan salah satu bagian utama dari ilmu manajemen.

Banyak yang beranggapan bahwa manajemen keuangan hanya kegiatan catat mencatat uang secara akuntansi dan menjadi tanggung jawab bagian keuangan saja.

Manajemen keuangan lebih luas dari itu cakupannya !

Pengertian Manajemen Keuangan

Pengertian manajemen keuangan adalah semua aktivitas organisasi didalam upaya mendapatkan, mengalokasikan, menggunakan dana organisasi secara efektif dan efisien.

Pengertian ini mengalami berbagai perkembangan, berawal dari pengertian yang hanya sekedar mengutamakan kegiatan mendapatkan / memperoleh dana saja hingga mencakup kegiatan mendapatkan, cara menggunakan dana hingga pengelolaan terhadap aset (aktiva) perusahaan.
pengertian manajemen keuangan
manajemen keuangan

Contoh Soal Perhitungan Harga Pokok Penjualan Usaha Dagang

Perhitungan Harga Pokok Penjualan Usaha Dagang


Tulisan ini adalah lanjutan tulisan pada postingan sebelumnya tentang harga pokok penjualan dalam perusahaan dagang.

Kali ini akan dibahas tentang contoh perhitungan harga pokok penjualan (HPP) dalam usaha dagang atau yang juga dikenal dengan Cost of Goods Sold (COGS)

Perhitungan COGS atau HPP usaha dagang ini rumusnya sederhana:

Harga Pokok Penjualan = Inventory Cost + Biaya Overhead 

Inventory Cost = Persediaan Awal + Pembelian - Persediaan Akhir

Pembelian = Pembelian + Ongkos Angkut - Potongan Harga - Pengembalian (return)

Sejarah Manajemen dan Perkembangan

Sejarah Manajemen - Beberapa ahli berpendapat awal mula sejarah manajemen tidak mempunyai sejarah pra-modern, dan hanya merupakan pertanda. Beberapa ahli yang lain mengemukakan bahwa sejak dulu telah terdeteksi tindakan tindakan atau aktivitas yang mirip manajemen pada masa pra modern akhir.
sejarah manajemen
Sejarah Manajemen

Harga Pokok Penjualan pada Perusahaan Dagang

Harga Pokok Penjualan Usaha Dagang - Setelah sebelumnya saya membahas tentang basic mengenai Harga Pokok Penjualan (Cost of Good Sold) atau yang biasa di singkat HPP atau COGS. Sekarang saya akan membahas mengenai Harga Pokok Penjualan untuk Perusahaan Dagang. kali ini bahasan akan mengenai alur COGS, jurnalnya, perhitungan dan juga pelaporan HPP-nya.

Harga Pokok Penjualan Metode FIFO

Perhitungan Harga Pokok Penjualan (COGS) Metode FIFO


Setelah sebelumnya perhitungan harga pokok penjualan metode rata rata (average), kali ini kita bahas contoh soal harga pokok penjualan metode FIFO, FIFO yang merupakan akronim dari First In First Out, adalah barang dagang yang masuk lebih dulu, itulah yang harus dijual lebih dulu.

Contoh Soal:

PENGERTIAN MANAJEMEN, Ini Penjelasannya !

Pengertian Manajemen - Kata MANAJEMEN sudah tak asing lagi di telinga

Apa Itu Manajemen ?  

Pengertian Manajemen

Kata manajemen berasal dari bahasa inggris, "Manage" yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan, mengusahakan dan juga memimpin.
"Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang - orang dan sumber daya yang dimiliki organisasi."
Ya, secara sederhana pengertian manajemen bisa diartikan seperti itu

Bagaimana definisi manajemen menurut para ahli ?
Pengertian Manajemen
Pengertian Manajemen

Harga Pokok Penjualan | Cost of Goods Sold - Basic

Pengertian Harga Pokok Penjualan

Harga Pokok Penjualan adalah semua biaya yang muncul dalam rangka menghasilkan suatu produk hingga produk tersebut siap dijual. dengan bahasa sederhana, Harga Pokok Penjualan yang biasa disingkat HPP merupakan biaya yang dikeluarkan dalam suatu proses produksi barang dan jasa yang dapat dihubungkan secara langsung dengan aktivitas prosess yang membuat produk barang dan jasa siap jual.

harga pokok penjualan
Harga Pokok Penjualan HPP

Analisa Break Even Point | Pengertian BEP

Pengertian Break Even Point


Break Even Point, pernah dengar istilah apa tersebut ?

Pengertian Break Even Point adalah kondisi dalam suatu operasi entitas bisnis tidak menghasilkan laba, pun tidak mengalami kerugian.

Dalam bahasa sederhana: IMPAS (pendapatan = beban). Break Even Point seringkali disingkat BEP dalam penyebutannya agar mudah oleh kebanyakan orang.

analisa Break Even Point
Break Even Point

Pendapatan Diterima Dimuka | Prepaid Income

Pengertian Pendapatan Diterima di Muka


Pendapatan Diterima Dimuka atau Prepaid Income adalah pendapatan dari suatu barang ataupun jasa yang masih belum diterima.

Kapan sebuah pendapatan harus diakui sebagai pendapatan di terima dimuka ?

Kapan pendapatan diakui sebagai pendapatan jasa atau penjualan ?

Apabila terjadi ketidaksesuaian pengakuan suatu pendapatan, apa yang seharusnya dilakukan ?

Ok, mari kita bahas :)

Pendapatan Diterima Dimuka
Pendapatan Diterima Dimuka

Pengertian Pasiva

PENGERTIAN PASIVA DALAM AKUNTANSI


Dalam dunia akuntansi, pengertian Pasiva adalah suatu pengorbanan ekonomi suatu entitas bisnis yang dilakukan oleh suatu entitas bisnis dimasa mendatang.

Pengorbanan di masa mendatang ini muncul karena aktivitas usaha.

Pasiva atau  liabilites merupakan kewajiban perusahaan yang harus dibayarkan kepada pihak ke-3

Komponen termasuk digolongkan kedalam pasiva adalah MODAL dan UTANG

Contoh Soal Laporan Keuangan Konsolidasi Akuisisi Saham

Konsolidasi atas Akuisisi Saham | Consolidating Stock Acquisition


Didalam proses akuisisi saham, perusahaan yang mengakuisisi hanya berurusan dengan shareholder atau para pemegang saham, dan tidak berurusan dengan perusahaan yang diakuisisi (investee).

Contoh Soal: Akuisi Saham | Stock Acquisition

Kita akan mmenggunakan contoh soal yang pertama , dipostingan yang sebelumnya, namun yang di beli bukan net asetnya tetapi adalah sahamnya, dan Rp 500.000 dibayarkan kepada share holder (pemegang saham). ini saya cantumkan kembali neraca sebelum terjadi akuisisi.